Pasaman Barat, Kabapadang – Dalam upaya memperkuat ketahanan gizi nasional, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi dihadirkan di Kabupaten Pasaman Barat. Sosialisasi perdana program ini digelar di Gedung Serbaguna Mahakarya, Kamis (26/6/2025), menandai dimulainya misi strategis peningkatan kualitas gizi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Baca juga:
- DPR RI Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Agam
- Program MBG Hadir di Lima Puluh Kota, Dorong Anak Sehat, Cerdas dan Bebas Stunting
Acara yang dihadiri sekitar 300 warga ini dibuka pukul 08.30 WIB, dengan menghadirkan narasumber kunci: Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama, Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Novi Yenni, dan Tenaga Ahli Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional (BGN) Anyelir Puspa Kemala.
Ade Rezki Pratama menegaskan komitmen pemerintah menjadikan MBG sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
“Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis adalah kunci menjamin kesehatan anak, mendukung ketahanan pangan lokal, serta investasi strategis human capital untuk peningkatan pendidikan dan kesejahteraan,” tegasnya.
Dia menambahkan, Indonesia bersama 139 negara lain kini berkolaborasi memerangi masalah gizi melalui intervensi makanan bergizi di sekolah. Peran BGN dalam RPJMN 2025-2029 juga ditekankan, khususnya dalam koordinasi MBG dan percepatan penurunan stunting.
Anyelir Puspa Kemala dari BGN menjelaskan, MBG dirancang sebagai langkah holistik. “Program ini bukan hanya distribusi makanan, tapi upaya strategis meningkatkan status gizi, mendukung proses belajar, serta memutus rantai stunting dan malnutrisi,” paparnya.
Masyarakat didorong berperan aktif mengawasi kualitas makanan dan mengadopsi pola makan sehat di keluarga. BGN membuka kesempatan kemitraan tanpa biaya melalui portal resmi: www.mitra.bgn.go.id.
Kadis Kesehatan Novi Yenni menyatakan dukungan penuh terhadap BGN. “Dinkes menjamin kualitas, keamanan, dan mutu makanan yang didistribusikan. Gizi berkualitas harus memenuhi seluruh komponen zat gizi sesuai kebutuhan individu,” imbuhnya.
Dia menegaskan, generasi sehat berkualitas memerlukan tidak hanya fisik kuat, tapi juga kapasitas intelektual, sosial, emosional, serta karakter yang tangguh untuk kontribusi positif di masyarakat.
Baca juga:
- MBG Kabupaten Agam Sasar Penekanan Stunting dan Dukung Gizi Anak
- Sosialisasi MBG di Padang Pariaman, Ade Rezki: Jangkau Ribuan Siswa di Lokasi Strategis
Program MBG di Pasaman Barat menjadi langkah konkret mewujudkan visi pembangunan SDM unggul dan ketahanan gizi berkelanjutan, sejalan dengan arahan Presiden dan agenda RPJMN. [Den]










