Menu

Mode Gelap
 

Ekonomi & Bisnis · 22 Mei 2026 11:26 WIB ·

Ledakan Investasi Emas Dorong Pegadaian Jadi Penguasa Bullion Nasional


 Selama 125 tahun, Pegadaian membangun fondasi bisnis emas secara konsisten. Ilustrasi [Foto: Dok. Pegadaian] Perbesar

Selama 125 tahun, Pegadaian membangun fondasi bisnis emas secara konsisten. Ilustrasi [Foto: Dok. Pegadaian]

Jakarta, Kabapadang.com – Lonjakan minat masyarakat terhadap investasi emas dalam beberapa tahun terakhir menjadi momentum besar bagi PT Pegadaian untuk memperkokoh posisinya sebagai penguasa layanan bullion atau Bank Emas di Indonesia. Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan gejolak geopolitik dunia, Pegadaian justru tampil sebagai pemain utama yang memimpin transformasi ekosistem emas nasional.

Baca juga:

Didukung agenda strategis Asta Cita pemerintah dalam memperkuat hilirisasi dan industri bullion domestik, Pegadaian kini tidak lagi sekadar dikenal sebagai perusahaan gadai. Perusahaan pelat merah tersebut telah berevolusi menjadi pusat layanan investasi emas modern dengan ekosistem bisnis yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Selama 125 tahun, Pegadaian membangun fondasi bisnis emas secara konsisten. Jauh sebelum istilah Bank Emas populer di Indonesia, Pegadaian telah lebih dulu menghadirkan layanan investasi emas melalui produk Cicil Emas dan Tabungan Emas.

Inovasi tersebut sukses membuka akses investasi emas bagi seluruh lapisan masyarakat. Jika sebelumnya emas dianggap sebagai instrumen investasi mahal dan eksklusif, kini masyarakat dapat mulai berinvestasi hanya dengan Rp10.000 melalui Tabungan Emas Pegadaian.

Masyarakat pun semakin mudah menyimpan saldo emas secara digital dan mencairkannya ke dalam bentuk emas fisik kapan saja. Transformasi ini menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan transaksi emas Pegadaian secara signifikan.

Pemimpin Wilayah Kanwil II Pekanbaru PT Pegadaian, Agus Riyadi, mengatakan tren investasi emas terus menunjukkan peningkatan tajam seiring tingginya kebutuhan masyarakat terhadap aset safe haven.

“Hingga April 2026, Pegadaian berhasil mengelola ekosistem emas mencapai sekitar 145 ton. Ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap layanan dan produk emas Pegadaian,” ujar Agus Riyadi.

Menurutnya, produk Tabungan Emas kini memiliki kelolaan lebih dari 20 ton dengan valuasi melampaui Rp51 triliun. Sementara produk Cicil Emas mengalami lonjakan outstanding loan hingga 152,79 persen secara year on year menjadi Rp13,85 triliun.

“Capaian ini semakin memperkuat posisi Pegadaian sebagai perusahaan jasa keuangan yang mampu menghadirkan solusi investasi emas yang aman, mudah dijangkau, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” katanya.

Sebagai institusi dengan layanan Bank Emas terlengkap di Indonesia, Pegadaian menghadirkan empat layanan unggulan untuk memperkuat ekosistem bullion nasional.

Produk pertama adalah Deposito Emas yang memungkinkan nasabah memperoleh imbal hasil dalam bentuk gramasi emas. Kedua, Pinjaman Modal Kerja Emas yang dirancang khusus bagi pelaku industri emas agar terhindar dari risiko fluktuasi harga.

Selanjutnya, Pegadaian juga menyediakan layanan Jasa Titipan Emas Korporasi dengan sistem keamanan berstandar internasional. Selain itu, perusahaan turut menghadirkan layanan Perdagangan Emas fisik 24 karat bersertifikat resmi.

Penguatan bisnis emas Pegadaian juga didukung infrastruktur besar berupa lebih dari 4.000 outlet di seluruh Indonesia, fasilitas vault modern, distribusi emas nasional yang terintegrasi, hingga sistem pencatatan emas digital dengan underlying asset 1:1.

Transformasi digital perusahaan semakin lengkap melalui aplikasi Tring! by Pegadaian yang menjadi one stop apps seluruh layanan Pegadaian. Kehadiran aplikasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan investasi dan transaksi emas secara cepat, aman, dan praktis.

Baca juga:

Dengan ekosistem bullion yang semakin kuat dan modern, Pegadaian optimistis mampu menjadi motor utama pengembangan industri emas nasional sekaligus mendukung visi besar pemerintah dalam menciptakan nilai tambah ekonomi di dalam negeri melalui program MengEMASkan Indonesia. [isr]

 

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Strategi Layanan Humanis Antar Pegadaian Raih Penghargaan Bergengsi 2026

6 Mei 2026 - 13:33 WIB

Fatwa DSN-MUI tentang Bulion Syariah Dorong Emas Jadi Mesin Ekonomi Umat

18 Februari 2026 - 11:10 WIB

Lonjakan Cicil Emas Picu Pertumbuhan Pegadaian Pekanbaru 64 Persen

2 Februari 2026 - 13:06 WIB

Pasca Halving 2024: Bitcoin vs Ethereum vs Altcoin, Cuan Mana?

4 September 2024 - 16:25 WIB

Pertamina Antisipasi Kemacetan Jalur Distribusi BBM di Idul Adha

16 Juni 2024 - 16:28 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis