Menu

Mode Gelap
 

Berita · 11 Mei 2026 13:40 WIB ·

Program MBG di Padang Pariaman Dorong Ekonomi Lokal dan Perangi Stunting


 Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama saat kegiatan sosialisasi Program MBG bersama mitra kerja di Hall PB Relasi Baru Simpang Tiga Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (7/5). Perbesar

Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama saat kegiatan sosialisasi Program MBG bersama mitra kerja di Hall PB Relasi Baru Simpang Tiga Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (7/5).

Padang Pariaman, Kabapedia.com – Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya difokuskan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga dinilai mampu menggerakkan perekonomian daerah melalui keterlibatan petani, nelayan, hingga pelaku UMKM lokal dalam penyediaan bahan pangan.

Baca juga:

Hal itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama saat kegiatan sosialisasi Program MBG bersama mitra kerja di Hall PB Relasi Baru Simpang Tiga Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (7/5).

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Rahma Dewi Auliyasari dari Direktorat Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional.

Dalam paparannya, Ade Rezki Pratama menegaskan bahwa Program MBG merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan kebutuhan gizi masyarakat dapat terpenuhi, terutama bagi anak-anak usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok rentan lainnya.

Menurutnya, pemenuhan gizi sejak dini menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus menciptakan generasi masa depan yang sehat dan berdaya saing.

“Kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh asupan gizi yang diterima sejak dini. Karena itu, Program Makan Bergizi Gratis menjadi bentuk nyata komitmen negara untuk memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing,” ujar Ade Rezki Pratama.

Ia juga menyoroti pentingnya penanganan persoalan gizi dan stunting secara berkelanjutan. Program MBG dinilai tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas dan membuka peluang ekonomi baru di daerah.

Ade menambahkan, keberhasilan Program MBG membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

Baca juga:

Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pola makan bergizi seimbang sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif. [isr]

 

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Semarak Pacu Jalur Kuansing Dilengkapi Layanan Kesehatan Gratis Pegadaian

20 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Pegadaian Gabungkan Khitan Massal dan Literasi Keuangan untuk 100 Anak di Batam

8 Juli 2026 - 15:15 WIB

Pegadaian Padukan Khitan Gratis dan Edukasi Investasi Emas untuk Ratusan Anak

8 Juli 2026 - 14:59 WIB

Ratusan Program Sosial Pegadaian Jangkau Tiga Provinsi, Komitmen ESG Kian Nyata

8 Juli 2026 - 14:42 WIB

Program MBG Diyakini Jadi Penggerak Ekonomi dan Kesehatan Warga Agam

11 Mei 2026 - 14:51 WIB

Pegadaian Resmikan Gade Creative Lounge di UIN Imam Bonjol, Dorong Literasi Ekonomi Syariah Mahasiswa

7 Mei 2026 - 15:45 WIB

Trending di Berita