Padang Pariaman, Kabapadang — Upaya menekan angka stunting dan anemia di Indonesia terus diperkuat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sosialisasi yang digelar di Padang Pariaman, Sabtu (18/4/2026) menegaskan bahwa program ini menjadi solusi strategis dalam menjawab tantangan gizi nasional yang masih dihadapi masyarakat.
Baca juga:
- Dorong Ekonomi Lokal, Program MBG di Baso Agam Libatkan Petani hingga Pelaku Usaha
- Ade Rezki: MBG Bisa Tekan Anak Stunting dan Wasting
Program MBG adalah langkah nyata negara hadir untuk lahirkan generasi bangsa yang berkualitas. Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Barat. Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat komitmen peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya generasi muda.
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis kali ini digelar di Kantor Bupati Kabupaten Padang Pariaman, pada Sabtu (18/4). Kegiatan ini dibuka oleh Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Ade Rezki Pratama serta dihadiri oleh perwakilan dari Badan Gizi Nasional, Adib Al Fikri.
Dalam kesempatan tersebut, Ade Rezki Pratama menegaskan bahwa Program MBG merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin pemenuhan gizi masyarakat.
“Program MBG ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan generasi penerus bangsa tumbuh dengan gizi yang baik. Kita ingin anak-anak Indonesia tidak hanya sehat, tetapi juga mampu bersaing di masa depan, dan pada saat yang sama masyarakat lokal ikut merasakan manfaat ekonominya,” ujar Ade Rezki Pratama.
Ia juga menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan dan pendidikan, tetapi turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui keterlibatan petani, nelayan, serta pelaku UMKM dalam rantai pasok pangan, MBG diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.
Program MBG merupakan solusi strategis dalam menjawab berbagai tantangan gizi nasional, seperti stunting, anemia, serta keterbatasan akses terhadap pangan bergizi. MBG bukan hanya tentang makanan bergizi, tetapi juga tentang membangun ekosistem yang kuat agar masyarakat sehat, ekonomi tumbuh, dan generasi masa depan Indonesia semakin berkualitas.
Baca juga:
- Program MBG Kuatkan Ekonomi Lokal dan Rantai Pangan di Padang Pariaman
- MBG Kabupaten Agam Sasar Penekanan Stunting dan Dukung Gizi Anak
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memahami serta mendukung implementasi Program MBG secara optimal, sehingga tujuan besar menuju generasi sehat dan unggul dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045 dapat terwujud.[Bos]












