Jakarta, Kabapadang – Aksi sosial menjadi sorotan utama dalam gelaran Tring! Golden Run 2026 yang sukses digelar PT Pegadaian di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (26/04). Di tengah ribuan pelari yang memadati lintasan, Pegadaian menyalurkan donasi sebesar Rp1,25 miliar untuk mendukung para atlet Indonesia, termasuk atlet difabel dan atlet pra-sejahtera.
Baca juga:
- Mengetuk Pintu Langit: 28 Cabang Pegadaian Serentak Berbagi Makanan di Riau dan Sumatera Barat
- Aksi Nyata Pegadaian di Usia 125 Tahun, Tebar Sembako untuk Warga Rumbai
Ajang lari perdana ini bukan sekadar kegiatan olahraga, melainkan bagian dari upaya nyata Pegadaian dalam menghadirkan dampak sosial sekaligus mendorong kesetaraan di dunia olahraga nasional. Bantuan disalurkan kepada sejumlah organisasi seperti Special Olympics Indonesia, Perhimpunan Olahraga Tunarungu Indonesia, Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia, hingga Akuatik Indonesia.
Pemimpin Wilayah Kanwil II Pekanbaru PT Pegadaian, Agus Riyadi, menegaskan bahwa program Charity Pegadaian Peduli merupakan implementasi komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial.
“Pertumbuhan bisnis Pegadaian harus berjalan selaras dengan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh atlet, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujarnya.
Selain membawa misi sosial, Tring! Golden Run 2026 juga menjadi sarana kampanye gaya hidup sehat dan edukasi investasi emas kepada masyarakat. Komisaris Utama PT Pegadaian, A. M. Putranto, menyebut kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan emas sebagai instrumen investasi yang aman dan relevan di berbagai kondisi ekonomi.
“Melalui tema ‘Ubah Keringatmu Jadi Emas’, kami ingin mengajak masyarakat tidak hanya berolahraga, tetapi juga mulai membangun masa depan keuangan melalui investasi emas,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi dalam dua kategori lomba, yakni 5K dan 10K. Pegadaian bahkan mengaitkan aktivitas lari dengan konsep menabung emas, di mana setiap usaha dan kerja keras diibaratkan sebagai langkah menuju investasi masa depan.
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperluas literasi keuangan digital melalui aplikasi Tring! by Pegadaian.
“Kami ingin memudahkan masyarakat mengakses layanan keuangan, termasuk investasi emas, hanya melalui genggaman. Menabung emas kini bisa dimulai dari Rp10 ribu,” ujarnya.
Menurutnya, filosofi “Ubah Keringatmu Jadi Emas” mencerminkan bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menghasilkan nilai besar di masa depan.
Melalui Tring! Golden Run 2026, Pegadaian menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mendorong gaya hidup sehat, inklusivitas olahraga, dan peningkatan literasi keuangan masyarakat Indonesia.
Tentang Pegadaian
PT Pegadaian didirikan di Kota Sukabumi, Jawa Barat pada 1 April 1901 dan kini bertransformasi menjadi lembaga keuangan inklusif. Sejak 2021, Pegadaian tergabung dalam Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM untuk mendukung UMKM naik kelas.
Baca juga:
- Pegadaian Sabet Best Sovereign Sukuk dan Best Social Bonds in Asia 2025
- Fatwa DSN-MUI tentang Bulion Syariah Dorong Emas Jadi Mesin Ekonomi Umat
Pegadaian juga menjadi pelopor layanan bank emas di Indonesia setelah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan pada Desember 2024. Layanan tersebut mencakup deposito emas, pinjaman modal kerja emas, jasa titipan emas, hingga perdagangan emas.
Selain itu, Pegadaian menyediakan berbagai produk seperti tabungan emas, cicil emas, arisan emas, serta pembiayaan haji dan umrah, kredit mikro, kredit kendaraan, hingga KUR syariah yang dapat diakses melalui outlet, agen, maupun aplikasi Tring! by Pegadaian. [Bos]













