Menu ✖

Mode Gelap
 

Berita · 25 Agu 2026 08:51 WIB ·

Ibu Hamil di Pekanbaru Dapat Layanan Kesehatan Gratis Pegadaian dan POGI


 Program yang digelar PT Pegadaian (Persero) bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) ini menjadi bagian dari gerakan bersama menuju Indonesia Emas Bebas Stunting. Perbesar

Program yang digelar PT Pegadaian (Persero) bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) ini menjadi bagian dari gerakan bersama menuju Indonesia Emas Bebas Stunting.

Pekanbaru, Kabapadang.com — Sebanyak 30 ibu hamil di Pekanbaru mendapat pemeriksaan kesehatan kehamilan, USG 4D gratis, konsultasi dokter spesialis, hingga multivitamin dan suplementasi gizi melalui program Merdeka Stunting 2026. Program yang digelar PT Pegadaian (Persero) bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) ini menjadi bagian dari gerakan bersama menuju Indonesia Emas Bebas Stunting.

Baca juga:

Program dengan subtema “Gerakan Bersama Pegadaian–POGI Menuju Indonesia Emas Bebas Stunting” tersebut dilaksanakan serentak di 36 titik di berbagai wilayah Indonesia. Di Provinsi Riau, kegiatan dipusatkan di Kantor Wilayah PT Pegadaian Pekanbaru pada 22 Agustus 2026.

Peserta kegiatan berasal dari nasabah Pegadaian dan masyarakat di lingkungan sekitar PT Pegadaian. Mereka mendapatkan sejumlah layanan kesehatan yang dapat membantu memantau kondisi ibu dan janin sejak masa kehamilan.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan kehamilan, pemeriksaan USG gratis dengan dukungan mesin USG 4D, konsultasi parenting bersama dokter spesialis obstetri dan ginekologi, serta pemberian multivitamin dan suplementasi gizi.

Dukungan suplementasi gizi dalam kegiatan tersebut diberikan oleh PT Dexa Medica Jakarta. Salah satu produk suplemen yang dibagikan bahkan merupakan produk baru yang pertama kali diluncurkan pada momentum Merdeka Stunting 2026.

Tak hanya pemeriksaan kesehatan, para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai SPRIN (Selamatkan Perempuan Indonesia), pemenuhan gizi, serta pentingnya melakukan pencegahan stunting sejak masa kehamilan.

Khusus di Riau, kegiatan Merdeka Stunting 2026 juga menghadirkan layanan pemeriksaan mata gratis. Layanan ini didukung dokter spesialis mata dari Riau Eye Centre Pekanbaru dengan menggunakan peralatan pemeriksaan mata modern dan teknologi terkini.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah II Pekanbaru, yang dalam kesempatan tersebut disampaikan oleh Abdul Malik, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pegadaian melalui program Pegadaian Peduli.

“Melalui Pegadaian Peduli, kami ingin memastikan bahwa keberadaan Pegadaian tidak hanya memberikan manfaat melalui layanan keuangan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.”

Abdul Malik menambahkan, program Merdeka Stunting dilaksanakan di tiga titik yang berada dalam wilayah kerja Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru.

Sebelumnya, kegiatan dilaksanakan Pegadaian Cabang Solok bekerja sama dengan POGI Sumbar. Selanjutnya, kegiatan digelar di Pekanbaru melalui kerja sama Pegadaian dengan POGI Riau, kemudian dilanjutkan di Batam melalui kerja sama Pegadaian dengan POGI Kepri.

Pegadaian mengapresiasi sinergi bersama POGI Cabang Riau. Kolaborasi tersebut dinilai menunjukkan bahwa dunia usaha dan organisasi profesi dapat mengambil peran bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Ketua POGI Cabang Riau, dr. Hendry Adi Syaputra, M.Ked (OG), Sp.OG, mengatakan bahwa upaya menurunkan angka stunting membutuhkan gerakan nyata serta kolaborasi berbagai sektor.

Berdasarkan data resmi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, prevalensi stunting di Provinsi Riau menunjukkan penurunan dari 22,3 persen pada 2021 menjadi 17,0 persen pada 2022.

Menurut dr. Hendry, penurunan tersebut tidak terlepas dari berbagai aksi nyata di lapangan, termasuk kolaborasi yang dilakukan melalui program Merdeka Stunting.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen luar biasa dari PT Pegadaian bekerja sama dengan POGI yang bersedia memfasilitasi gerakan mulia ini di 36 kota POGI Cabang dengan 16 Unit Kantor Wilayah Pegadaian, dengan target penerima manfaat sebanyak 37 ibu hamil atau masing-masing 30 peserta di setiap titik lokasi,” ujar dr. Hendry.

Ia menegaskan, kerja sama antara dunia usaha dan organisasi profesi menjadi salah satu kunci untuk mempercepat terwujudnya Indonesia Bebas Stunting.

Apresiasi terhadap pelaksanaan program juga disampaikan Wakil Wali Kota Pekanbaru, H. Markarius Anwar, ST, M.Arch. Ia menilai Merdeka Stunting sejalan dengan agenda nasional dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas Bebas Stunting.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak atas terselenggaranya kegiatan Merdeka Stunting ini, kepada Pemerintah Kota, kepada POGI, serta Dinas Kesehatan sebagai leading sector dan kolaborasi dari PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah Pekanbaru,” ujarnya.

Markarius mengatakan, persoalan stunting tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Penanganannya membutuhkan keterlibatan dunia usaha, organisasi profesi, tenaga kesehatan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Penanganan stunting ini bukannya tugas pemerintah saja. Tentu harapan kami seluruh stakeholder terlibat,” tambahnya.

Program Merdeka Stunting 2026 di Pekanbaru turut didukung sejumlah mitra kesehatan, di antaranya RS Zainab, RS Syafira, RS Hermina, D’Lima Clinic, dan Bakti Clinic, serta Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

Kolaborasi tersebut membuat kegiatan tidak sekadar menjadi agenda pemeriksaan kesehatan. Para ibu hamil juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan, memenuhi kebutuhan nutrisi, melakukan pemeriksaan secara rutin, dan mencegah stunting sejak dini.

Melalui program ini, setiap ibu hamil diharapkan memperoleh akses terhadap informasi serta layanan kesehatan yang berkualitas. Peserta juga diharapkan membawa pulang pengetahuan, hasil pemeriksaan kesehatan, serta dukungan vitamin dan suplementasi yang dapat menunjang kesehatan selama kehamilan.

Gerakan Bersama Pegadaian–POGI Menuju Indonesia Emas Bebas Stunting menjadi penegasan bahwa pencegahan stunting membutuhkan kepedulian dan aksi bersama secara berkelanjutan.

Dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, organisasi profesi, fasilitas kesehatan, tenaga medis, dan masyarakat, gerakan tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.

Tentang Pegadaian

PT Pegadaian didirikan di Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada 1 April 1901. Tak hanya bergerak di industri gadai, Pegadaian juga memiliki berbagai produk dan layanan, seperti investasi berbasis emas yang dapat dimiliki masyarakat dengan cara mudah, di antaranya Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas.

Untuk produk pembiayaan, Pegadaian menyediakan pembiayaan Haji dan Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, hingga KUR Syariah. Tergabung dalam Holding Ultra Mikro pada 2021, Pegadaian bersama BRI dan PNM berkomitmen mendukung UMKM untuk naik kelas.

Pegadaian juga merupakan lembaga pembiayaan sosial yang berkomitmen memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan inklusif. Dengan berbagai inovasi layanan dan program sosial, Pegadaian terus berupaya menciptakan dampak positif bagi komunitas dan masyarakat secara luas.

Pada Desember 2024, Pegadaian resmi menjadi pelopor usaha Bulion dengan mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat Persetujuan Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion PT Pegadaian. Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Bulion yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, maupun Perdagangan Emas.

Produk dan layanan Pegadaian dapat diakses secara konvensional maupun digital melalui aplikasi Pegadaian Digital yang dapat diunduh melalui App Store maupun Play Store. Informasi lebih lanjut tersedia di www.pegadaian.co.id.

Tentang Pegadaian Kantor Wilayah

PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru meliputi wilayah Provinsi Sumatera Barat, Kepulauan Riau, dan Riau. Wilayah ini mencakup ratusan outlet Pegadaian, termasuk kantor cabang, unit pelayanan, dan agen aktif.

Baca juga:

Melalui Program Pegadaian Peduli Merdeka Stunting, PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru melaksanakan kegiatan di tiga titik, yakni Area Pekanbaru bekerja sama dengan POGI Cabang Riau, Area Padang bekerja sama dengan POGI Sumatera Barat, serta Area Batam bekerja sama dengan POGI Batam–Kepri. [isr]

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bazar Gemilang Pegadaian Jadi Etalase UMKM Binaan di Pekanbaru

1 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Bantuan Pegadaian untuk Korban Galodo Solok Mulai dari Beras hingga Popok Bayi

24 September 2026 - 11:42 WIB

Semarak Pacu Jalur Kuansing Dilengkapi Layanan Kesehatan Gratis Pegadaian

20 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Pegadaian Gabungkan Khitan Massal dan Literasi Keuangan untuk 100 Anak di Batam

8 Juli 2026 - 15:15 WIB

Pegadaian Padukan Khitan Gratis dan Edukasi Investasi Emas untuk Ratusan Anak

8 Juli 2026 - 14:59 WIB

Ratusan Program Sosial Pegadaian Jangkau Tiga Provinsi, Komitmen ESG Kian Nyata

8 Juli 2026 - 14:42 WIB

Trending di Berita